Daftar Prosiding dengan kategori 'Seminar Nasional Statistika 2011'

PENENTUAN UKURAN SAMPEL DALAM MULTILEVEL SEM MELALUI ANALISIS POWER

Devita Norani Saragih, Septiadi Padmadisastra, Neneng Sunengsih Seminar Nasional Statistika 2011

Abstract - Dalam makalah ini, ditentukan ukuran sampel yang dibutuhkan dalam Multilevel SEM dengan menggunakan pendekatan analisis power. Penelitian ini menggunakan simulasi Monte Carlo untuk membangkitkan data dan menilai keakuratan model Multilevel SEM. Dengan menggunakan pendekatan ini, dapat ditentukan jumlah sampel optimum yang dibutuhkan dengan mengkombinasikan banyaknya sampel group dan banyaknya sampel dalam group yang memberikan power tertentu, misalnya 0.80. Jumlah sampel sangat tergantung pada tujuan spesifik dari peneliti dan kompleksita.. [ Read More ]

PERBEDAAN KARAKTERISTIK KETERTINGGALAN DESA PERDESAAN DAN DESA PERKOTAAN DI PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2008 DENGAN STRUCTURAL EQUATION MODELING (SEM)

Riyan Zulmaniar Vinahari Seminar Nasional Statistika 2011

Abstract - ketertinggalan di suatu daerah. Wilayah dengan potensi daerah yang tertinggal umumnya menyebabkan penduduknya miskin sehingga pengembangan desa tertinggal diharapkan dapat mengurangi jumlah penduduk miskin. Beberapa faktor yang tidak dapat diukur secara langsung diduga menjadi penyebab ketertinggalan yaitu faktor fasilitas kesehatan, fasilitas pendidikan, kondisi sosial, fasilitas ekonomi, dan aksesibilitas. Oleh karena itu, metode yang digunakan untuk melakukan perbandingan karakteristik ketertinggalan desa perdesaan dan perkotaan adalah.. [ Read More ]

METODE MULTILEVEL STRUCTURAL EQUATION MODELING DENGAN WEIGHTED LEAST SQUARE ESTIMATION UNTUK ANALISIS PELAYANAN KESEHATAN IBU

Winih Budiarti, Jadi Suprijadi, Bertho Tantular Seminar Nasional Statistika 2011

Abstract - Model multilevel dan Model Persamaan Struktural (SEM) berkembang menjadi Multilevel Structural Equation Modeling yaitu model yang dapat menganalisa hubungan antar variabel laten dengan variabel yang diamati dalam data yang berstruktur hirarki. Untuk mengestimasi Multilevel Structural Equation Modeling pada data non-normal, full maksimum likelihood estimation membutuhkan integrasi numerik dimensi tinggi yang sangat tergantung komputasi sehingga diperlukan pendekatan yang efisien yaitu dengan metode estimasi weigthted least square (WLS). Pe.. [ Read More ]

ANALISIS POWER DALAM UJI KECOCOKAN MODEL PADA STRUCTURAL EQUATION MODELLING (SEM) TANPA MENSPESIFIKASIKAN PARAMETER ALTERNATIF

Farhan Muntafa Seminar Nasional Statistika 2011

Abstract - Tahap evaluasi kecocokan data dengan model yang diusulkan dalam Structural Equation Modellings biasanya diukur melalui beberapa ukuran kecocokan seperti 2 , AIC, RMSEA dll. Ukuran-ukuran kecocokan tersebut hanya mengukur misspesification di tingkat kovarians dan bukan di tingkat parameter. Padahal keputusan untuk mempertahankan atau menolak hipotesis nol (model yang diajukan cocok dengan data) tidak dapat hanya didasarkan pada statistik pengujian, tetapi juga power dari pengujian dalam mendeteksi salah klasifikasi model yang diteliti. .. [ Read More ]

MUTHENS CATEGORICAL VARIABLE METHODOLOGY PADA STUDI TENTANG FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PENGGUNAAN KONTRASEPSI MODERN

Irma Damayanti, Toni Toharudin, Yusep Suparman Seminar Nasional Statistika 2011

Abstract - Structural Equation Modeling (SEM) merupakan suatu teknik multivariat yang dapat digunakan untuk mendeskripsikan keterkaitan hubungan linier secara simultan antara variabel-variabel pengamatan, yang melibatkan variabel laten yang tidak dapat diukur secara langsung. SEM dapat digunakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan kontrasepsi modern di Indonesia. Namun demikian, metodologi umum SEM ditujukan hanya untuk indikator kontinu. Hal ini berbeda dengan variabel-variabel yang mempengaruhi penggunaan kontrasepsi .. [ Read More ]